Adab Pad aHari Jumat Sesuai Sunnah Nabi

semoga artikel yang saya posting ini bisa menambah referensi baca teman2 semua dan menambah wawasan tentang ke islaman. (: selamat membaca 🙂

Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rasulullah dan sahabatnya, bagaimana seharusnya menyambut hari tersebut agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Allah ta’ala. Berikut ini beberapa adab yang harus diperhatikan bagi setiap muslim yang ingin menghidupkan syariat Nabi shallallahu ‘alaihiwasallampadahariJumat.

  1. Memperbanyak Sholawat Nabi

Rasulullahshallallahu ‘alaihiwasallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, IbnuMajah, An-Nasa’i)

  1. Mandi Jumat

Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang balig berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah bersabda yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhoridan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi janabah biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi Jumat seperti mandi janabah.” (HR. Bukharidan Muslim)

  1. Menggunakan Minyak Wangi

Nabishallallahu ‘alaihiwasallambersabda yang artinya, “BarangsiapamandipadahariJumatdanbersucisemampunya, lalumemakaiminyakrambutatauminyakwangikemudianberangkatkemasjiddantidakmemisahkanantaradua orang, lalusholatsesuai yang ditentukanbaginyadanketika imam memulaikhotbah, iadiamdanmendengarkannyamakaakandiampunidosanyamulaiJumatinisampaiJumatberikutnya.” (HR. Bukharidan Muslim)

  1. BersegeraUntukBerangkatke Masjid

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagimenujusholatJumatdantidursiangsetelahsholatJumat.” (HR. Bukhari). Al HafidzIbnuHajarberkata, “Maknahaditsiniyaitu para sahabatmemulaisholatJumatpadaawalwaktusebelummerekatidursiang, berbedadengankebiasaanmerekapadasholatzuhurketikapanas, sesungguhnya para sahabattidurterlebihdahulu, kemudiansholatketikamataharitelahrendahpanasnya.” (LihatFathul Bari II/388)

  1. SholatSunnahKetikaMenunggu Imam atauKhatib

Abu Huroirohradhiallahu ‘anhumenuturkanbahwaNabi Muhammad shallallahu ‘alaihiwasallambersabda, “BarangsiapamandikemudiandatanguntuksholatJumat, laluiasholatsemampunyadandiadiammendengarkankhotbahhinggaselesai, kemudiansholatbersama imam makaakandiampunidosanyamulaijum’atinisampaijum’atberikutnyaditambahtigahari.” (HR. Muslim)

  1. TidakDudukdenganMemelukLututKetikaKhatibBerkhotbah

“Sahl bin Mu’ad bin AnasmengatakanbahwaRasulullahmelarang Al Habwah (duduksambilmemeganglutut) padasaatsholatJumatketika imam sedangberkhotbah.” (Hasan. HR. Abu Dawud, Tirmidzi)

  1. SholatSunnahSetelahSholatJumat

Rasulullahbersabda yang artinya, “Apabila kalian telahselesaimengerjakansholatJumat, makasholatlahempatrakaat.”AmrmenambahkandalamriwayatnyadarijalanIbnuIdris, bahwaSuhailberkata, “Apabilaengkautergesa-gesakarenasesuatu, makasholatlahduarakaat di masjid danduarakaatapabilaengkaupulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)

  1. MembacaSurat Al Kahfi

Nabibersabda yang artinya, “Barangsiapa yang membacasurat Al KahfipadahariJumatmaka Allah akanmeneranginya di antaraduaJumat.” (HR. Imam Hakim dalamMustadrok, danbeliaumenshahihkannya)

Demikianlahsekelumitetika yang seharusnyadiperhatikanbagisetiapmuslim yang hendakmenghidupkanajaranNabi Muhammad shallallahu ‘alaihiwasallamketika di hariJumat. Semogakitamenjadihamba-Nya yang senantiasa di atassunnahNabi-Nya danselaluistiqomah di atasjalan-Nya.

(Disarikan dari majalah Al Furqonedisi 8 tahun II oleh Abu Abdirrohman BambangWahono)

***

Penulis: Abu Abdirrohman Bambang Wahono
Artikel http://www.muslim.or.id

Bisa dibaca lebih lengkap di alamat itu ya teman 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s